BAHAYA SIFAT
SOMBONG DAN CARA MENGHINDARINYA
الحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ اَمَرَنَا اَنْ نُصْلِحَ مَعِيْشَتَنَا لِنَيْلِ
السَّعَادَةِ وَرِضَاهُ ونقوم بالواجبات فى عبادة وتقواه. اشهد ان لا اله الا الله
وحده لا شريك له الذي لا نستعين بما سواه ولا نعبد غيره. واشهد ان محمدا عبده
ورسوله الذي لا نبي بعده. اللهم صل وسلم وبارك على سيدنا محمد وعلى اله وصحبه ومن
تبعه.
اما بعد. فياعباد الله أوصيكم ونفسي بتقوى الله وطاعته. قال الله تعالى , ان
الله مع الذين اتقوا والذين هم محسنون. (النمل : 128)
Kaum muslimin rahimakumullah…
Marilah kita
tingkatkan kualitas taqwa kita pada Allah dengan berupaya maksimal
melaksanakan apa saja perintah-Nya yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga
Sunnah Rasul SAW. Pada waktu yang sama kita dituntut pula untuk meninggalkan
apa saja larangan Allah yang termaktub dalam Al-Qur’an dan juga Sunnah Rasul
Saw. Hanya dengan cara itulah ketakqawaan kita mengalami peningkatan dan
perbaikan….
Kaum muslimin rahimakumullah…
Kata Sombong, angkuh,
besar kepala adalah kata-kata yang menjadi satu makna. Yaitu menganggap dirnya
lebih tinggi lebih mulia dari pada lainnya. Sifat sombong bisa menimbulkan
permusuhan dan hilangnya rasa keakraban antara sesama manusia.
Rosulullah SAW bersabda dalam sebuah
hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim bersumber dari Abdullah bin Mas’ud:
لَايَدْخُلُ اْلجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِى قَلْبِهِ
مِثقَالَ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ فَقَالَ رَجُلٌ اِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ اَنْ
يَكُوْنَ ثَوْبَهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ : اِنَّ اللهَ جَمِيْلٌ
يُحِبُّ اْلجَمَالَ وَاْلكِبْرُ بَطَرُ اْلحَقِّ وَغَمْطُ
النَّاسِ. رواه مسلم.
Artinya: Tidak
masuk surga orang yang didalam hatinya ada sedikit kecil kesombongan. Lalu ada
seorang laki-laki berkata:”Sesungguhnya ada seseorang yang senang pakaiannnya
bagus dan sandalnya juga bagus””. Beliau lalu bersabda: “sesungguhnya Allah itu
indah yang senang keindahan. Sedang sombong itu menolak kebenaran dan
merendahkan orang. (HR. Muslim)
Dari hadits Rosulullah
SAW, diatas itu dapat diambil suatu pelajaran bahwa pintu sorga tertutup bagi
setiap orang yang didalam hatinya ada sifat kesombongan. Tetapi seseorang itu
tidak bisa dikatakan sombong hanya karena ia suka pakaian yang bagus-bagus.
Sedang arti sombong yang sesungguhnya ialah tidak menerima kebenaran dan
menganggap rendah orang lain.
Kaum Muslimin rahimakumullah…
Ada tiga (3) macam takabur atau
kesombongan yaitu:
1. Takabur
/ sombong kepada Allah
Yaitu mengabaikan
tidak menghiraukan terhadap atau tidak memperdulikan terhadap agama Allah,
tidak takut kepada ancaman Allah serta meremehkan dan mengabaikan syari’at
(peraturan) agama. Shalat, zakat, haji adalah perintah Allah SWT tapi dia
dengan tidak ada perasaan berdosa meninggalkannya. Keadaan yang
demikian telah disinyalir dalam firman Allah:
اِنَّ الَّذِيْنَ يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِىْ سَيَدْخُلُوْنَ جَهَنَّمَ
دَاخِرِيْنَ (المؤمن : 60)
Artinya: “Sesungguhnya
orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam
dalam keadaan hina. (QS. Lukman :60)
2. Takabur
terhadap Rasul
Yaitu enggan dan
meerasa hina untuk mengikuti petunjuk Rasul, tidak sudi mengikuti Nabi Muhammad
SAW. Sikap takabbur demikian ini banyak dimiliki kaum Quraisy dimasa Nabi.
Sebab mereka sama anggapan bahwa beliau SAW. Anak Yatim yang tidak punya harta.
Sedangkan beliau sebagai Rasulullah Saw. Begitu juga kebanyakan bangsa Yahudi
segan mengikuti ajaran Rasulullah SAW, sebab mereka sama beranggapan, hanya
bangsa Yahudillah yang berhak menerima kenabian. Dan sampai sekarangpun ada
sementara manusia yang merasa hina melaksanakan perintah agama, ia menganggap
bahwa perintah agama sudah usang dan kolot, merasa malu dengan memakai pakaian
sholat pergi ke masjid untuk melaksanakan sholat jama’ah, malu membawa serta
membaca Al-Qur’a karena merasa dirinya sudah dewasa sehingga al-Qur’an
ditinggal. Perasaan sombong inilah sangat berbahaya sekali, semoga kita
terjaga dari sifat demikian ini.
3. Takabur
terhadap sesama manusia
Yakni merasa lebih
mulia, lebih terhormat, lebih agung, lebih tinggi, lebih benar,
lebih kaya, lebih cantik, lebih bahagia, lebih kuat, lebih baik dari orang
lain. Ia menganggap remeh dan hina serta menganggap orang lain tidak
berharga sama sekali dibanding dirinya sendiri. Ia menjadi gila
hormat, gila pujian, dan lupa daratan sehingga tidak suka ditegur, tidak mau
menerima pandangan dari orang lain walaupun pandangan atau nasehat itu benar.
Sifat Takabur atau
sombong merupakan penyakit yang sangat berbahaya bagi pemiliknya, karena orang
yang terjangkit penyakit ini maka hidupnya akan menjadi hina.
Sebagaimana disebutkan dalam hadits Nabi
Muhammad SAW, Beliau bersabda:
اَلْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ ( رواه مسلم )
“Artinya:” Takabur itu menolak kebenaran
dan menghinakan hak-hak manusia. (HR. Muslim)
Kaum Muslimin
rahimakumullah…
Bagaimana untuk menghindari dari sifat
takabur atau sombong ini?
Untuk menghindari
sifat sombong itu kita harus berlaku lunak dalam pergaulan. Sering-seringlah
menengok para tetangga terutama yang sering ketimpa kesusahan, ikut
mengantarkan jenazah, suka berkumpul dengan orang miskin, suka bertegur sapa
sesama umat Islam, ringan kaki mendatangi undangan, adanya kesadaran diri bahwa
hidup ini tidak bisa sendiri satu sama lain saling membutuhkan. Kalau kita
ditakdirkan jadi orang kaya karena memang adanya orang miskin, dan mereka butuh
tenaga mereka untuk menggarap semua sawah-sawahnya dan lain sebagainya.
Rasulullah SAW bersabda:
تَوَاضَعُوا وَجَالِسُوْا المَسَاكِيْنَ تَكُونُوْا مِنْ كِبَاِراللهِ
وَتُخْرِجُوْا مِنَ الكِبْرِ (رواه ابو نعيم)
Artinya:”Tawadlu’lah kalian,
duduk-duduklah kalian dengan orang-orang miskin, pasti kalian menjadi orang
besar disisi Allah dan terbebas dari kesombongan (HR. Abu Mu’aim)
Allah juga berfirman dalam Al-Qur’an:
وَلَا تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلَا تَمْشِى فِى اْلاَرْضِ مَرَحًا اِنَّ
اللهَ لَا يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَخُوْرٍ. (لقمان : 18)
Artinya:” Dan janganlah kamu memalingkan
mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi
dengan angkuh sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang sombong lagi
membanggakan diri ((QS. Luqman : 18)
بارك الله لي ولكم فى القرأن العظيم ونفعنى واياكم بما
فيه من الايات والذكر الحكيم وتقبل مني ومنكم تلاوته انه هو السميع العليم أقول
قولى هذا واستغفروا الله العظيم لي ولكم ولسائر المسلمين والمسلمات والمؤمنين
والمؤمنات . فاستغفروه . انه هوالغفور الرحيم.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar